Press "Enter" to skip to content

Jaring Atlet Berprestasi, Federasi Olahraga Domino Nasional Open Turnamen Orado di Nunukan

NUNUKAN, marajanews.id – Turnamen olahraga domino Orado mulai diperkenalkan di Kabupaten Nunukan melalui ajang terbuka yang digelar Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Cabang Nunukan, Jumat (13/3/26) malam di Paras Perbatasan dan diikuti sejumlah peserta dari berbagai kalangan pecinta permainan domino.

Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional Nunukan, H. Ladullah, S.H.I mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai sarana pencarian bibit atlet yang memiliki kemampuan bermain domino dengan sistem pertandingan Orado.

Jaring Atlet Berprestasi, Federasi Olahraga Domino Nasional Open Turnamen Orado di Nunukan
Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional Nunukan, H. Ladullah, S.H.I

“Kegiatan ini kami gelar sebagai ajang pencarian atlet yang memiliki kemampuan dan strategi bermain yang baik. Nantinya para pemain terbaik akan mewakili Kabupaten Nunukan pada kejuaraan tingkat Provinsi Kalimantan Utara,” ujar H. Ladullah saat ditemui di lokasi pertandingan.

Menurutnya, sejumlah daerah di Kalimantan Utara telah lebih dahulu menggelar kegiatan serupa, termasuk di Nunukan dan diharapkan mampu melahirkan pemain yang siap bersaing ditingkat provinsi hingga nasional.

“Beberapa kabupaten dan kota telah melaksanakan kegiatan serupa. Dari turnamen ini kami berharap muncul pemain yang mampu melaju ke tingkat provinsi bahkan nasional,” tutur H. Ladullah.

Ia menjelaskan, Orado merupakan olahraga domino yang pola permainannya hampir sama dengan permainan domino yang telah lama dikenal masyarakat, pemain menyusun kartu secara berurutan di meja permainan hingga kartu yang dimiliki dapat diturunkan seluruhnya.

Perbedaannya hanya pada bentuk kartu yang digunakan dalam pertandingan, dalam Orado, kartu domino berbentuk batu dengan titik sama dengan domino, namun menuntut ketelitian serta strategi yang matang dari setiap pemain.

Selain bentuk kartu, sistem penilaian pertandingan juga berbeda dengan permainan domino pada umumnya, permainan domino tradisional, kemenangan biasanya dihitung berdasarkan jumlah nilai kartu yang tersisa di tangan pemain lawan atau pemain yang lebih dahulu menghabiskan kartu.

Sedangkan Orado, kemenangan dihitung melalui akumulasi poin yang diperoleh dalam setiap set permainan, perolehan poin dipengaruhi oleh kombinasi batu domino, strategi penempatan batu, serta keberhasilan pemain menutup jalur permainan lawan.

Melalui turnamen tersebut, Federasi Olahraga Domino Nasional Nunukan berharap cabang olahraga Orado semakin dikenal masyarakat luas, selain sebagai hiburan, permainan ini juga dinilai mampu mengasah kemampuan berpikir, strategi, dan kerja sama tim.

Jaring Atlet Berprestasi, Federasi Olahraga Domino Nasional Open Turnamen Orado di Nunukan
Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri SE membuka Turnamen Orado Nunukan di dampingi Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Nunukan, H. Ladullah S.H.I serta kepala OPD dilingkungan Pemkab Nunukan.

 Teknis Permainan Orado

Dilansir dari laman orado.co.id, sistem pertandingan Orado terdiri dati tiga set permainan yang dimainkan berpasangan dalam satu tim dan setiap set dinyatakan selesai apabila ada tim yang berhasil mengumpulkan 101 poin.

Poin dalam pertandingan tidak dihitung sekal, melainkan diakumulasikan dari ronde ke ronde hingga mencapai angka yang ditentukan, jika tim yang mampu memenangkan dua set lebih dahulu dinyatakan sebagai pemenang pertandingan.

Dalam setiap ronde, batu domino diacak bergiliran oleh pemain, dan mengambil tujuh batu domino paling terakhir sesuai aturan permainan yang diberlakukan dalam kompetisi Orado.

Permainan dimulai berdasarkan kepemilikan batu balak oleh pemain. Pada ronde pertama permainan dimulai oleh pemain yang memegang balak nol, ronde berikutnya oleh pemegang balak satu, lalu berlanjut hingga balak enam sebelum kembali ke balak nol apabila set belum berakhir.

Perhitungan poin diberikan kepada tim pemenang berdasarkan jumlah titik batu yang masih tersisa di tangan tim lawaam, namun ketika urutan batu macet atau permainan tidak dapat dilanjutkan, lalu penentuan poin dihitung dari jumlah titik batu seluruh pemain yang tersisa.

Pertandingan juga mengenal sejumlah kondisi khusus yang dapat memberikan tambahan poin bagi tim pemenang, seperti bonus dua kali lipat ketika dua ujung batu cocok atau ketika batu terakhir berupa balak dan dalam kondisi tertentu, kemenangan dapat langsung menghasilkan dua set apabila tim mencapai 101 poin sementara lawan belum memperoleh poin sama sekali.#m02

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi