Press "Enter" to skip to content

DPRD Nunukan Dorong Tiga Isu Penyelesaian Embung Lapri Di Kementrian ATR/BPN

NUNUKAN, SEBATIK, marajanews.id — Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Yakub, S.Kep., Ns., turun langsung melakukan monitoring ke Embung Lapri di Pulau Sebatik pada Ahad (5/4/26), pengawasan ini bertujuan untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat yang terdampak.

Dalam monitoring tersebut, ditemukan sejumlah persoalan mendasar yang dinilai membutuhkan penanganan serius dan terkoordinasi lintas sektor.

Andi Yakub menegaskan bahwa hasil monitoring ini akan segera ditindaklanjuti melalui audiensi bersama Kementerian ATR/BPN guna mendorong langkah konkret dari pemerintah pusat.

“Monitoring ini adalah tindak lanjut dari pengawasan DPRD yang telah saya lakukan sebelumnya. Menurut saya, semua persoalan lintas sektoral harus memiliki leading sector agar penanganannya berjalan tertata dan komprehensif. Jika tidak ada yang memimpin penyelesaian masalah, maka persoalan ini akan terus berjalan di tempat,” tegasnya.

DPRD Nunukan Dorong Tiga Isu Utama Penyelesaian Embung Lapri Di Kementrian ATR/BPN

Pertama, percepatan pembayaran pembebasan lahan masyarakat.

Hingga saat ini, masih terdapat warga yang belum menerima haknya sejak lama. Hal ini tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga menyentuh aspek keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat terdampak.

Kedua, normalisasi Embung Lapri.

Kondisi embung saat ini dinilai belum optimal dalam menampung air. Diperlukan langkah teknis untuk normalisasi agar fungsi embung dapat berjalan maksimal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Ketiga, penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Terjadinya ketegangan hingga pembukaan kanal embung menunjukkan adanya miskomunikasi yang serius. Pemerintah diharapkan hadir sebagai penengah yang adil dengan membuka ruang dialog yang konstruktif dan solutif.

Komitmen DPRD Kawal Hingga Tuntas

Andi Yakub menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Nunukan tidak ingin persoalan Embung Lapri terus berlarut tanpa penyelesaian yang jelas.

“Embung ini dibangun untuk kesejahteraan masyarakat, bukan justru menjadi sumber masalah berkepanjangan. Kita akan kawal persoalan ini sampai tuntas,” tutupnya.#m04

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi