Press "Enter" to skip to content

Ketua DPRD Nunukan Sapa Warga Tanjung Harapan.

NUNUKAN, marajanews.id – Ketua DPRD kabupaten Nunukan, Hj Leppa menyapa konstituen di kelurahan Tangjung Harapan Mamolo Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan melalui reses masa sidang III yang digelar, Kamis (21/10) malam di Balai Pertamuan Desa Tanjung Harapan.

Reses DPRD Nunukan
Reses DPRD Nunukan di hadiri Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Utara.

Warga di kelurahan tersebut antusias jumlah peserta yang hadir sekira 45 orang berkesempatan bertemu langsung dengan wakil rakyatnya sekaligus menyampaikan aspirasi dalam pertemuan tersebut.

“ Reses anggota DPRD Nunukan merupakan penjaringan aspirasi masyarakat dimana nantinya aspirasi tersebut akan masuk dalam pokok-pokok pikiran DPRD Nunukan untuk kemudian di perjuangkan melalui musyawarah pembangunan Kabupaten Nunukan, untuk itu melalui kegiatan ini saya harapkan kita bisa berdialog berdiskusi terkait pembenahan pembangunan di kelurahan ini,” kata Hj Leppa.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Utara, Asni Hafid, Camat Nunukan Selatan dan Lurah Tanjung Harapan Momolo serta masyarakat dari sejumlah RT di kelurahan tersebut.

Reses DPRD Nunukan
Suasana Reses Anggota DPRD Nunukan di Balai Pertemuan Desa Tanjung harapan Mamolo.

Penyampaian Aspirasi berlangsung a lot, beragam aspirasi yang disampaikan warga terutama terkait dibidang Infrastruktur, seperti pekerjaan umum, dibidang kesehatan, perikanan dan lingkungan hidup.

Dibidang Pekerjaan UMUM jalan Poros mamolo di RT 11 dan RT 01 butuh peningkatan termasuk jalan ke balai pertemuan kampung kelapa RT 02 tanjung harapan, pelebaran jembatan jeramba, jembatan penjemuran rumput laut dan perbaikan bendungan serta pelebaran dan kedalaman waduk agar warga di desa tersebut terhindar dari bencana banjir.

Reses DPRD Nunukan
Antusiasme warga mengikuti reses terbilang tinggi namun tetap mengikuti standar protokol kesehatan covid 19.

Dibidang kesehatan warga meminta pembangunan puskesmas di kelurahan tanjung harapan karena jarak puskesmas yang ada saat ini cukup jauh dari pemukiman warga.

Masyarakat kelompok tani juga perlu mendapatkan perhatian terutama petani rumput laut, pemerintah daerah diharapkan menyediakan bantuan berupa alat tangkap, mesin dan kapal untuk meningkatkan taraf ekonomi karena selama ini pencaharian mereka minim dimasa pandemic covid 19.

Selain itu masyarakat juga meminta kendaraan pengangkutan sampah serta tempat pembuangan akhir sampah atau bak sampah agar lingkungan sekitar asri dan bersih.(Adv)

Bagikan :