Press "Enter" to skip to content

Ketua TBBR Ajak Warga Nunukan Bijak Bermedsos, Saring Informasi dan Berimbang

NUNUKAN, marajanews.id — Ketua Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Pulau Nunukan, Basri, mengajak warga Nunukan untuk lebih cerdas menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Ajakan ini muncul di tengah ramainya perbincangan soal pengadaan mobil dinas dan penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang ramai di jagat maya.

Basri menilai banyak kabar yang beredar bisa memicu kesalahpahaman dan ketegangan di masyarakat jika diterima begitu saja.

“Sebelum percaya atau share info, pastikan dulu sumbernya jelas dan faktanya benar. Jangan mudah terpancing berita yang bikin gaduh,” kata Basri, Senin (29/12/25).

Ia menekankan bahwa kritik terhadap pemerintah itu sah-sah saja, tapi sebaiknya dibangun dari fakta, bukan emosi atau asumsi. Dengan begitu, masyarakat bisa tetap tenang dan menjaga persatuan.

“Kritik itu penting, tapi kalau asal viralkan tanpa jelas sumbernya, nanti justru bikin warga saling curiga. Kita semua harus tetap rukun,” tambahnya.

Soal pengadaan kendaraan dinas, Basri menjelaskan, bahwa itu memang bagian dari pengelolaan anggaran daerah sesuai aturan, namun masukan warga tetap dibutuhkan agar kebijakan pemerintah lebih peka terhadap kondisi masyarakat, terutama di daerah perbatasan dan pedalaman.

Terkait bantuan sosial, Basri meminta agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran, menurutnya, jika ada data yang kurang tepat, perbaikan harus dilakukan terbuka tanpa menyalahkan siapa pun.

“Bansos menyangkut hak dasar masyarakat. Kalau ada kesalahan, perbaiki secara transparan dan jangan sampai menimbulkan konflik,” ujarnya.

Basri juga mengingatkan warga untuk tetap menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban. Media sosial bisa jadi alat yang bermanfaat jika digunakan dengan bijak.

“Nunukan bisa maju kalau masyarakat bisa berpikir kritis, saring info dengan baik, dan tetap menjaga persatuan. Jangan sampai hoaks bikin gaduh di tengah masyarakat,” tutup Basri.#m02

Bagikan :