Press "Enter" to skip to content

Polda Kaltara–Bulog Dorong Serapan Jagung Petani Bulungan

TANJUNG SELOR, marajanews.id – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara tampil aktif mengawal program ketahanan pangan nasional melalui penguatan komoditas jagung di Kalimantan Utara.

Hal ini mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia agar ketersediaan pangan tetap terjaga hingga wilayah perbatasan, aktivitas tersebut mendapat perhatian dari petani di Kalimantan Utara.

Di Kalimantan Utara, sejumlah kelompok tani sebelumnya mengutarakan kegelisahan soal pemasaran hasil panen jagung jika penanaman terus diperluas.

Situasi itu muncul seiring meningkatnya produksi, sementara kepastian pembeli belum sepenuhnya dipahami petani di lapangan. Kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian melalui jalur koordinasi lintas lembaga.

Personel Satgas Pangan Polda Kaltara bergerak menemui Kepala Kantor Bulog Cabang Bulungan, Oktavianur, guna memastikan kesiapan penyerapan hasil panen.

Dalam pertemuan itu, Bulog Bulungan menyatakan kesanggupan membeli jagung pipil kering dari wilayah kerja Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, dan Malinau.

“Kami tegaskan Bulog Bulungan siap menampung hasil panen petani. Tidak perlu ada keraguan, karena penyerapan akan dilakukan sesuai penugasan dari pusat,” ujar Oktavianur Jumat (30/01/26).

Oktavianur juga menjelaskan pembagian wilayah kerja Bulog di Kalimantan Utara. Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan akan dilayani Bulog Kantor Cabang Tarakan, sehingga seluruh daerah penghasil jagung memiliki jalur pemasaran yang jelas dan terhubung langsung dengan lembaga penyerap.

Sinergi antarinstansi ini memberi kepastian bagi petani bahwa hasil kerja di lahan tidak berhenti di gudang. Polda Kaltara memandang keberhasilan program pangan tidak hanya diukur dari panen melimpah, melainkan juga jaminan pasar yang membuat petani tetap bergairah menanam.

Adanya koordinasi tersebut antara kepolisian, Bulog, dan pemerintah daerah, pengembangan jagung di Kalimantan Utara diproyeksikan berjalan stabil dan Petani pun mendapat kepastian pembeli, sementara daerah memperkuat posisi sebagai penyangga pangan di wilayah utara Indonesia.#hmspldkltra

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi