NUNUKAN, marajanews.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 memprioritaskan pemerataan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, hal ini sejalan dengan kebijakan nasional agar Pembangunan tahun depan diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati Kabupaten Nunukan, H. Irwan Sabri SE dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah dan menjadi ruang penyelarasan aspirasi masyarakat melalui program prioritas pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah.

“Melalui Musrenbang ini, kita memastikan bahwa perencanaan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan kebijakan nasional dan daerah,” kata Irwan Sabri SE saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Senin (30/3/26) di Lantai V Kantor Bupati Nunukan.
Musrenbang 2026 ini dibuka langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri SE dan dihadiri Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos, unsur pimpinan dan anggota DPRD Nunukan, Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta para kepala perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, akademisi, hingga pelaku usaha.
Dalam kesempatan itu, Bupati Nunukan juga menyampaikan, bahwa untuk tahun 2027, tema pembangunan Kabupaten Nunukan adalah “Pemerataan Infrastruktur Layanan Dasar dan Infrastruktur Ekonomi untuk Menunjang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.”

Tema tersebut dijabarkan ke dalam enam perhatian utama dalam pembangunan, meliputi, peningkatan infrastruktur dasar, pembangunan infrastruktur ekonomi, penguatan lingkungan hidup dan ketahanan bencana, optimalisasi tata kelola pemerintahan, peningkatan perlindungan sosial dan budaya, serta penguatan daya saing generasi muda.
Selain itu, Bupati juga mengungkapkan, meski usulan masyarakat dalam Musrenbang tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan, telah terinput, namun, ia mengingatkan, tidak semua usulan dapat diakomodir dalam APBD 2027 karena keterbatasan anggaran.
“Karena itu, perangkat daerah diminta untuk memprioritaskan program yang sesuai dengan tema pembangunan dan mencari alternatif pendanaan dari pemerintah pusat maupun provinsi,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi dinamika global, termasuk dampak konflik internasional yang berpengaruh terhadap kondisi ekonomi.
“Pemerintah daerah harus adaptif terhadap perubahan dan mampu menghadirkan program yang benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.#prokopim/Adv











