NUNUKAN, marajanews.id – Logistik Pemilu 2024 khususnya kertas atau surat suara yang akan digunakan pada 14 Februari 2024 sebanyak 750 ribu lembar yang akan didistribusikan di 21 Kecamatan Kabupaten Nunukan.
Total Surat Suara tersebut berdasarkan Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 344 yakni jumlah surat suara yg di cetak sama dengan jumlah pemilih tetap + 2% dari jumlah pemilih tetap sebagai cadangan.

Ketua KPU Nunukan, Rahman S.P mengatakan, DPT Kabupaten Nunukan untuk pemilu 2024 adalah 146.242 ditambah 2% berbasis TPS sebanyak 3297 lembar.
“Maka total surat suara untuk setiap 1 jenis dari 5 jenis pemilihan adalah 149.539, jadi kalau mau di total sekitar 750 ribu lembar,” jelas Rahman, Sabtu (6/1/23) dikomfirmasi by seluler.
Rahman menjelaskan, surat suara logistik pemilu masih dalam proses penortiran dan pelipatan dan 10 hingg 14 hari kedepan Surat Suara Pemilihan Capres dan Cawapres akan dirampungkan.
” Untuk waktu pelipatan direncanakan selama 10 hari tapi tetap melihat kondisi, kalau bisa kurang dari itu lebih bagus tapi jika lewat dari waktu itu juga ada batas toleransinya mengingat pemilu semakin dekat sementara Distribusi logistik direncanakan awal februari 2024.” Jelasnya.

Terkait upah Petugas sortir dan lipat kertas suara, KPU mengeluarkan budget Rp. 329 perlembar untuk surat suara berwarna abu abu, yakni kertas suara capres dan cawapres.
Sedangkan, kertas atau surat suara DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten Rp. 439 per lembar.
Rahman menambahkan, KPU kabupaten/kota saat ini sudah menerima beberapa logistik untuk kelengkapan di TPS, termasuk KPU Nunukan sudah menerima logistik surat suara.
“kita sudah menerima surat suara dan beberapa kelengkapan-kelengkapan TPS lainnya, tetapi yang lebih penting kita utamakan dulu ini adalah surat suara ini, karena ini yang paling urgent,” jelasnya.#m01.






