Press "Enter" to skip to content

BNNK Nunukan Ajak Awak Media Kampayekan Bahaya Narkoba

NUNUKAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mengajak media massa cetak dan elektronik mengkampanyekan bahaya Narkoba.

Tingginya angka penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Nunukan menjadi alasan bagi BNNK Nunukan untuk bersama sama, baik masyarakat, Pers maupun Pemerintah Daerah bergerak melawan dampak Narkotika terhadap kehidupan.

Foto Bersama BNNK Nunukan dan Insan Pers Nunukan, satu suara Stop Penyalahgunaan Narkoba

Kepala BNNK Nunukan Kompol La Muati, SH MH, mengatakan, penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Nunukan sangat memprihatikan, sehingga pihaknya perlu meningkatkan edukasi terkait bahaya narkoba itu.

Karna itu, La Muati meminta kepada insan pers untuk terus menggelorakan sekaligus mengedukasi masyarakat untuk hidup lebih baik, jauh dari penyalahgunaan narkoba.

Silaturrahmi BNNK Nunukan dengan Insan Pers di Kantor BNNK Nunukan.

” Peran media tentunya sangat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat, paling tidak bisa mengajak siapa pun untuk menjauhi narkoba sehingga penyalahgunaan barang haram itu mampu di tekan.” kata La Muati Jumat (03/07) di kantor BNNK Nunukan.

Kedepan kata La Muati, akan mengagendakan program desa Bersinar yakni bersih dari Narkoba, yang tentunya sudah mendapat persetujuan dari pemerintah daerah.

Selain itu, BNNK juga kembali mengaktifkan relawan, baik yang sudah dibentuk maupun ditingkat desa dan RT, dengan harapan agar Nunukan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.

” Kita harus perangi ini, karna Nunukan adalah wilayah kepulauan yang bisa darimana saja narkotika itu masuk, sehingga perlu mengedukasi terutama aspek hukum dan dampak bagi kesehatan masyarakat itu sendiri,” tegas La Muati.

La Muati juga mengakui, keterbatasan yang ia miliki, kurangnya personil menjadi satu tantangan bagi instansinya sehingga menurutnya, memberantas Narkoba bukan semudah membalikkan tangan.

” Kita tetap optimis menyelamatkan generasi bangsa agar mereka hidup seratus persen, sehat dan produktif tanpa narkoba,” kata La Muati.#Fik

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes