Press "Enter" to skip to content

Gat Khaleb : Buat MOU dengan Pelaku UKM, Pulihkan Ekonomi Nunukan

NUNUKAN – Memulihkan ekonomi Kabupaten Nununukan ditengah pandemic covid 19, pemerintah diminta membangun kerjasama dengan sejumlah UKM di Nunukan, tujuannya agar perputaran ekonomi bagi pelaku usaha terus bergerak, misalnya kerjasama dengan penyedia barang dan jasa terkait kebutuhan makan minum Instansi atau OPD yang bisa dilakukan secara bergantian satu UKM  per kegiatan.

Hal ini disuarakan Gat Khaleb S.Pd melalui rapat dengar pendapat antara DPRD Nunukan dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan UKM, Dinas Perdagangan dan Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7) diruang rapat Ambalat I DPRD Nunukan.

Rapat dengar pendapat antara DPRD Nunukan dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan UKM, Dinas Perdagangan dan Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7) diruang rapat Ambalat I DPRD Nunukan.

Menurutnya, salah satu cara menggerakkan ekonomi masyarakat, pemerintah daerah memediasi pelaku usaha yakni dengan membuat kontrak kerjasama untuk memenuhi konsumsi serta jenis barang yang dibutuhkan suatu instansi dalam suatu acara atau kegiatan rapat.

Saran ini menurutnya efektif, karena ditengah pandemic covid 19, daya beli masyarakat cukup lesu sehingga pemerintah daerah perlu mengupayakan stimulasi pemulihan ekonomi pelaku usaha, bukan hanya satu rekanan tertentu melainkan seluruh UKM yang masih produktif saat ini.

“ jika memungkinkan pemerintah membuatkan MOU dengan UKM yang memproduksi makanan yang dikonsumsi dalam rapat ini, kalau perlu dari UKM, berapa banyak kebutuhan pemerintah, UKM itu yang menyediakan makanan, itu salah satu cara kita menghidupkan mereka, tidak perlu dari makanan warung yang sudah besar, UKM itu perlu kita hidupkan pak,” sarannya.

Demkian juga pakaian seragam, semua pegawai di Nunukan diwajibkan membeli baju batik hasil produksi UKM, yang bisanya digunakan pada hari kamis atau acara tertentu dipemerintahan,  kata Gat Khaleb, upaya ini tentu sangat membantu pelaku usaha kembali menghidupkan ekonomi bagi pelaku UKM .

“  kita membeli batik mereka dan itu wajib, akhirnya ekonomi mereka hidup pak,  kalau kita berbicara menghidupkan mereka dari hulu dan hilir pak, bicara soal hilirnya ya kita harus konsumsi produk mereka, dalam rapat-rapat wajib kita mengorder barang mereka, ini contoh sederhana menurut saya,” tutupnya.#Fik

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes