Press "Enter" to skip to content

Warga Griya Pantai Lestari Bersatu Pilih Amanah.

NUNUKAN – Warga Perumahan Griya Pantai Lestari bersatu memilih pasangan calon  bupati dan wakil bupati, Hj Asmin Laura Hafid, SE MM dan H. Hanafiah, SE, M.Si (Amanah), pada Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020.

Pernyataan itu disampaikan warga dalam acara kampanye tatap muka di RT  08 kompleks perumahan di kelurahan selisun tersebut, sabtu (24/10).

Ketua RT 08 Kelurahan Silisun, mewakili masyarakat menyampaikan aspirasi dalam pertemuan kampanye Tatap muka di Kompleks Perumahan Griya Tepian Pantai Lestari, Jl. lingkar Nunukan.

Ketua RT 08 Kelurahan Selisun, Gazalba Tahir mengatakan, sebanyak 130 warga di perumahan relokasi itu, sudah menyatakan sikap memenangkan calon nomor urut 1.

” Saya yakin sekitar 71 warga lagi sudah pasti menetapkan pilihannya kepada pemimpin yang cerdas, memahami keinginan dan kebutuhan masyarakat terutama soal status lahan yang menurut saya tinggal dilanjutkan jika memenangkan pasangan ini,”  kata Gazalba.

Satus Lahan menurutnya adalah sertifikat hak milik, yang warga perjuangkan sebelum dan saat Hj Asmin Laura Hafid, menjabat sebagai bupati Kabupaten Nunukan.

” Status lahan yang kami tempati disini sudah dalam proses, ibarat bola di depan gawang tinggal ditendang dan ibu laura memahami betul prosesnya, nah kalau kita ganti pemimpin, tentu prosedur kepemilikan lahan itu harus mulai dari nol, karena itu kami sudah nyatakan sikap disini untuk memenangkan pasangan Amanah pada 9 desember tahun ini,” tegasnya.

Tak Banyak warga yang hadir saat kampanye tatap muka itu, karena disiplin protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid 19 harus mereka patuhi, selain handsanitizer peserta kampanye juga di lengkapi masker saat acara berlangsung.

Melalui kegiatan kampanye itu, Pasangan Hj Asmin Laura Hafid, SE, MM, dan H. Hanafiah, M.Si (Amanah) menyampaikan orasinya, Laura menegaskan bahwa visi dan misi yang Amanah usung senantiasa berpihak kepada rakyat dan melanjutkan apa yang masyarakat harapkan, meskipun kondisi keuangan daerah defisit, Amanah berdiri tegak dan terdepan menuntaskan segala permasalahan yang terjadi saat ini.

Hj. Asmin Laura Hafid SE MM, menyampaikan orasi politik dalam Kampanye Tatap Muka.

” Saya tidak mengumbar janji, Nunukan ini harus di kelola secara profesional bukan sekedar bermimpi tetapi harus di realisasikan dengan berbagai terobosan yang nantinya mampu meretas segala kebutuhan masyarakat,” tegas Laura.

Sejak menakhodai pemerintahan Kabupaten Nunukan, ia akui banyak gelombang yang menghantam sektor pembangunan, terutama defisit anggaran yang berskala Nasional ditambah dengan hadirnya pandemik covid 19.

Meski demikian, pemerintahan yang ia pimpin saat itu tetap tegar, pantang biduk surut ke pantai dan sekali cincin ia sematkan pantang jari lain terpasang artinya selangkah pun tak bakal mundur sebelum, ia mensejahterahkan masyarakat Nunukan.

Apapun yang terjadi, kata Laura, Amanah komitmen dan  konsisten untuk kepentingan masyarakat, hal yang paling utama menurutnya adalah mengedepankan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Karena itu dalam pemerintahannya, harus ia buktikan dengan sejumlah prestasi dengan mendapatkan penghargaan yang telah diakui secara nasional, tujuannya adalah melepaskan keterbatasan di segala sektor Pembangunan, sekalipun masyarakatnya berada di wilayah perbatasan.

”  Insya Allah di periode ke 2, kami dari pasangan Amanah akan kembali melanjutkan dan meningkatkan pembangunan yang sudah ada di Kabupaten Nunukan termasuk menyelesaikan semua persoalan yang belum sempat terealisasikan, saya paham benar gelisahan warga khususnya di RT 08 ini terkait dengan status kepemilikan lahan,” kata Laura.

Sejak kepemimpinannya, ia menginstruksikan langsung ke bidang terkait untuk menemukan solusi, seiring dengan itu, putri H. Abdul Hafid Achmad ini melayangkan surat ke kementrian dalam Negeri kemudian ditembuskan juga ke BPKP dan status lahan tersebut sudah ditindaklanjuti, lalu meminta inspektorat mengevaluasi dan menginventarisir pemilik rumah direlokasi tersebut.

Penyelengara Kampanye Tatap Muka dari Tim Pasangan Amanah menggelar simulasi pencoblosan.

” Saya melihat surat dari inspektorat ada sekitar 14 unit rumah di relokasi ini sudah dipindahtangankan sementara pada saat penghibaan itu harus kita berikan kepada pemilik awal, jadi ini salah satu kendala pemerintah, namun ini akan dirampungkan secepatnya agar pemerintah segera menginventarisir aset dan bukan hanya di Nunukan tetapi memperjelas seluruh aset di 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan.” lanjutnya.

Karena itu, Laura mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersama sama  melanjutkan sekaligus meningkatkan pembangunan di Kabupaten Nunukan melalui kepemimpinannya sehingga harapan yang selama ini tertunda bisa diwujudkan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan ini.

Pada tahun yang akan datang, Kabupaten Nunukan harus di pimpin oleh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang cerdas mengelola kebijakan pembangunan daerah demi mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, karena semua progres pembangunan melalui sistem dan mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan dalam peraturan perundang undangan yang berpihak kepada hajat hidup masyatakat.

Calon Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, M.Si menyampaikan Orasi Politik dalam kegiatan Kampanye Tatap Muka Pasangan Amanah.

Dalam pertemuan itu, calon wakil Bupati Nunukan pasangan Amanah, H. Hanafiah, M.Si mengatakan, selama 37 tahun di pemerintahan banyak pengalaman sudah ia khatamkan terutama tugas dan tanggungjawabnya sebagai sebagai kepala dinas ataupun kepala Badan yang menurutnya membutuhkan gagasan dan pemikiran meningkatkan progres pembangunan di wilayah perbatasan ini.

Kedepan memimpin daerah ini dibutuhkan pengalaman, berpendidikan dan berwawasan luas, tanpa itu mustahil, karna memimpin suatu daerah banyak aturan yang harus dianalisa agar tidak keliru dalam menentukan  kebijakan sehingga mudah membangun kabupaten Nunukan lebih baik lagi,” kata Hanafiah.

Menurutnya, Laura sudah memiliki pengalaman hampir 4 tahun dipemerintahan dan terdapat 40  pengahargaan dalam kepemimpinannya, selain itu Laura juga memiliki pengalaman di bidang politik sehingga jika disandingkan dengan pengalaman  Hanafiah di bidang pemerintahan, menurutnya pembangunan di Kabupaten Nunukan akan maju sesuai dengan masyarakat harapkan.

” Latarbelakang inilah yang kita kolaborasikan untuk kembali mengabdikan diri menjawab segala harapan masyarakat terkait peningkatan pembanganun didaerah ini,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ini.#Mal

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes