Press "Enter" to skip to content

Bupati Himbau Warga Nunukan Tidak Merayakan Tahun Baru.

NUNUKAN – Untuk mencegah penularan virus corona,  Warga Kabupaten Nunukan di minta tidak menggelar perayaan malam pergantian tahun baru 2021, karna hal ini dapat menimbulkan kerumunan dan konvoi yang berpotensi terjadinya transmisi lokal di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid, SE, MM melalui surat Edaran No. 9 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) pada perayaan malam pergantian tahun 2021 di Kabupaten Nunukan.

Laura menyampaikan, Perayaan tahun baru dapat dilaksanakan dirumah masing masing dengan tidak mengadakan acara atau kegiatan mengumpulkan orang lain yang berasal dari luar rumah sendiri yang tentunya dapat menimbulkan kerumunan.

” Bagi pelaku usaha dan tempat hiburan agar membatasi jumlah pengunjung dari kapasitas biasanya sesuai dengan surat edaran Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Nunukan nomor 3 tahun 2020 tentang Protokol pencegahan penularan covid 19 di tempat usaha.” kata Laura, Sabtu (19/12) melalui surat edaran satgas Covid 19 pada 17 Desember 2020 lalu.

Terkait dengan pengawasan pada malam tahun itu, Bupati Nunukan meminta Satpol PP, TNI Polri melakukan pemantauan dan penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penularan covid 19 serta memberikan sanksi sesuai dengan peraturan bupati nomor 28 tahun 2020 dan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam kekarantinaan kesehatan dan KUHP.

Melihat kondisi saat ini, peningkatan kasus terkinfirmasi positif di Kabupaten Nunukan sangat signifikan, sehingga perayaan apapun bentuknya pada malam pergantian tahun pemerintah daerah menghimbau agar masyarakat tidak melaksanakan acara yang tentunya dapat menimbulkan cluster baru di Kabupaten Nununukan.

” Kita semua berharap agar kondisi daerah kita aman dari pandemik covid 19, jangan lagi ada peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi, cukuplah sampai disini,” tutup Laura. #fik

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes