Press "Enter" to skip to content

Warga Tanjung Harapan Butuh Pembenahan Infrastruktur.

NUNUKAN, marajanews.id – Warga Kelurahan Tanjung Harapan Mamolo Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan membutuhkan pembenahan sarana dan prasarana jalan, penerangan dan rumah Ibadah.

Hal ini disampaikan warga RT 01 Kelurahan Tanjung Harapan saat anggota DPRD Nunukan, H. Andi Mutammir SE, MM menggelar reses masa sidang III Tahun 2020-2021. Rabu (20/10).

Pembenahan infrastuktur di RT 01 sangat dibutuhkan warga setempat karena jalan yang dilalui menuju ke pasar tradisional rusak parah dan berdampak pada perekonomian masyarakat.

” Jalan menuju ke pasar mamolo itu butuh peningkatan, saat ini tidak dapat dilalui karena rusak akibat hujan dan menimbulkan genangan air dan berlumpur,” kata Rio Warga RT 01 Tanjung Harapan.

H. Andi Mutammir SE MM
Peserta Reses H. Andi Mutammir SE MM di Kelurahan Tanjung Harapan Mamolo.

Selain itu warga juga berharap agar pemerintah daerah memprogramkan penerangan jalan umum agar dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan bagi pejalan kaki dan pengendara apabila melalui jalan di kelurahan tersebut.

Demikian juga dengan pembangunan drainase, kubangan di badan jalan yang digenangi air pada musim hujan bulan ini, sehingga jalan di kelurahan tersebut sulit dilalui.

Sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui reses tersebut tidak sebatas jalan dan drainase, masyarakat juga berharap adanya pembuatan MCK dan pembangunan mushollah.

” Kalau tidak bisa tahun ini pak, mungkin tahun depan bisa dianggarkan, karena ini paling utama yang perlu kita benahi agar warga sekitar bisa menjalankan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari,” ungkapnya.

Kondisi ekonomi saat ini begitu pelik, ditambah dengan situasi pandemik covid 19 yang menghambat kegiatan masyarakat di desa tanjung harapan.

Namun, kata warga setempat, PPKM di Nunukan sudah masuk level II sehingga pembatasan kegiatan masyarakat sudah tidak terlalu ketat, sehingga sesekali mengangkut hasil kebun ke pasar tradisonal mamolo.

Menanggapi hal ini H. Andi Mutammir mengatakan, perlu kesabaran menghadapi kondisi saat ini, pemerintah akan terus berupaya membenahi infrastruktur di kelurahan tersebut.

Apalagi menurutnya, anggaran pembangunan infrastruktur sekitar 80 persen dialihkan ke penanganan pandemik covid 19, sehingga apa yang diharapkan bersama secara bertahap akan terpenuhi.

” Kita jangan berkecil hati tentunya DPRD Nunukan tetap mengusulkan aspirasi ini, kalau bisa kita ajukan melalui musrenbang karena segala aspirasi masyarakat setelah reses akan dimasukkan lagi ke musyawarah pembangunan,” jawab ketua DPC. PPP Nunukan ini.

Demikian juga pembangunan lainnya, menurutnya akan menjadi perhatian pemerintah, apabila nantinya gagal dimusrenbang maka dapat diarahkan menggunakan anggaran dana desa.

” Tinggal di koordinasikan dengan kepala desa agar bisa dianggarkan, karna faktor utama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat adalah pembenahan infrastuktur di pedesaan tentu ini sangat prioritas,” lanjutnya.

Pelaksanaan reses sesuai standar protokol kesehatan, jumlah peserta dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan diruangan tengah kediaman warga setempat.

Selain, tokoh masyarakat, pemuda dan pelajar hadir dalam kegiatan penjaringan aspirasi tersebut, warga sangat senang karna berkesempatan bertemu dengan wakil rakyatnya untuk menyampaikan secercah harapan demi masa depan warga kelurahan tanjung harapan. (Adv)

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes