Press "Enter" to skip to content

Bupati Nunukan Hadiri Konfercab V Nahdatul Ulama.

Last updated on November 2, 2021

NUNUKAN, marajanews.id –   Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid  SE., MM., Ph.D menghadiri acara Pembukaan konferensi cabang (Konfercab) ke- V Nahdlatul Ulama Kabupaten Nunukan dan sekaligus memperingati hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 H, Jumat (22/10).

Bupati Nunukan
Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM Ph.D

Acara yang digelar di Pondok Pesantren Ibadurrohman Jln. Teuku Umar Kec. Nunukan, Kab. Nunukan-Kalimantan Utara ini mengambil tema “Bangkit dan Maju Bersama Menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama”.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWNU Kaltara H. Undunsyah,Kasdim 0911/Nnk Mayor Inf Aditya Susanto, Wakapolres Nunukan Kompol Edy Budiarto, Ka Akun Lanal Nnk Kapten Laut (P) Tawinto, Ketua PCNU Nunukan Drs. Imam Malik, Pengasuh Ponpes Ibadurrahman Ustad Rahmatulah, Ketua FKUB Ustad H. Hermansyah, para Ketua Badan Otonom PCNU Nunukan, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, NU senantiasia menikmati eksistensinya sebagai organisasi Islam Indonesia, organisasai tersebut terus belajar mengikuti perkembangan zaman.

Santri Nahdatul Ulama ” Bagi saya santri adalah sebuah kebanggaan, saya perhatikan hidupnya seperti tak pernah ada masalah walau waktu belajarnya padat tetap dinikmati, andaikan waktu dapat kembali ke masa terbentuknya NU, saya ingin bergabung dengan komunitas santri, karena begitu bahagianya saya lihat para santri, olehnya itu saya mengucapkan selamat hari santri nasional yang diperingati pada 22 Oktober 2021, ujar Bupati Laura.

Laura menyampaikan kebahagiaan karena bisa hadir di tengah-tengah keluarga besar Nahdlatul ulama Kabupaten Nunukan.

Menurutnya NU adalah organisasi yang terbukti begitu kokoh dalam menjaga dan menjalankan ajaran dan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah, NU merupakan organisasi yang punya komitmen sangat kuat dalam menjaga pilar, tradisi dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Bagi NU, Pancasila, UUD 1945, BHINEKA TUNGGAL IKA, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, adalah sesuatu yang sakral dan tidak boleh diganggu gugat lagi.

” Saya pribadi sangat bangga dengan orang-orang NU yang selalu berada di hati masyarakat. Orang NU tak pernah kehabisan medan pengabdian, terbukti dari catatan sejarah Nunukan ketua Nunukan yang pertama Bapak ustad Ibrahim setelah tidak jadi ketua menjadi ketua majelis ulama Indonesia Nunukan, Ketua Cabang NU yang ke-2 Bapak ustad Zahri Fadli setelah lepas dari NU menjadi Ketua Baznas Nunukan, Ketua Cabang NU yang ketiga Bapak ustad Hermansyah setelah tak menjadi ketua NU menjadi ketua FKUB Nunukan, dan Ketua Cabang NU saat ini Bapak Imam Malik adalah juga ketua dewan masjid Indonesia Nunukan”, ungkap Laura.

Bupati Nunukan
Bupati Nunukan menyerahkan bingkisan kepada Pengurus Nahdatul Ulama Nunukan.

Menurutnya di era yang semuanya serba terbuka nyaris tanpa batas, serba bebas, serba instan seperti ini maka keteguhan sikap dan idealisme seperti yang telah ditunjukkan oleh NU selama ini sangat dibutuhkan untuk memastikan Islam benar-benar menjadi agama yang Rahmatan lil Alamin, serta memastikan bangsa dan negara ini tetap berdiri kokoh sepanjang masa.

Lebih lanjut Laura Berharap pelaksanaan Konferensi Cabang NU ke- V Kabupaten Nunukan ini benar-benar dilandasi oleh jiwa dan semangat ahlusunah wal jamaah, mulai dari penyusunan program  dan pemilihan pengurusan yang baru maupun agenda-agenda yang lain, apalagi Konfercab kali ini dilaksanakan pada bulan rabiulawal, bulan yang dimuliakan karena pada bulan inilah junjungan kita Baginda Nabi Besar Muhammad SAW dilahirkan ke muka bumi.

“Saya percaya Konferensi Cabang NU ke-V kali ini akan menghasilkan 1 kepengurusan yang mampu membawa harapan dan masa depan yang lebih baik, tidak saja bagi kalangan nahdliyin, tetapi juga bagi seluruh masyarakat”, ujar Bupati Laura. (Adv)

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes