NUNUKAN, marajanews.id — Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Nunukan meminta Pemerintah Kabupaten Nunukan menyusun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara realistis dalam APBD Perubahan 2026.
Hal ini disampaikan juru bicara fraksi H. Firman Latif, Kamis (18/9/26) dalam rapat paripurna kantor DPRD Nunukan, Fraksi NasDem mengingatkan agar perubahan anggaran tidak berhenti pada penyesuaian angka, tetapi berpijak pada kemampuan pendapatan daerah dan kondisi lapangan.
Selain itu, Fraksi NasDem juga meminta pemerintah daerah mengevaluasi sumber pajak dan retribusi yang belum tergarap maksimal.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) perlu memetakan potensi penerimaan yang masih tersedia agar target PAD memiliki dasar perhitungan yang jelas.
Perhatian Fraksi NasDem turut diarahkan pada sistem pembayaran non-tunai yang telah diterapkan dalam pemungutan pendapatan daerah.
Fraksi tersebut meminta laporan evaluasi mengenai penerapan sistem digital itu, termasuk kemampuan sistem dalam mengurangi celah kebocoran serta kendala teknis yang masih ditemukan.
Selain pendapatan, Fraksi NasDem meminta APBD Perubahan 2026 memberi porsi memadai bagi infrastruktur dasar. Perbaikan jalan, jembatan, drainase, serta saluran air yang belum tuntas perlu dipercepat mengingat waktu pelaksanaan anggaran semakin terbatas.
Pengawasan terhadap mutu pekerjaan juga diminta diperketat agar percepatan pengerjaan tidak mengorbankan kualitas.
Fraksi NasDem meminta pergeseran anggaran tetap menjaga layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Anggaran fasilitas sekolah, layanan puskesmas, ketersediaan obat, serta program penanganan kemiskinan ekstrem dinilai perlu mendapat pengawalan sampai akhir tahun anggaran agar manfaatnya diterima masyarakat yang membutuhkan.
Di sisi belanja, Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah mengurangi perjalanan dinas, rapat luar daerah, dan kegiatan seremonial yang tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Penghematan tersebut dapat dialihkan kepada program yang mendukung pelayanan publik sekaligus memperlebar ruang fiskal daerah.
Dengan waktu anggaran yang tersisa, Fraksi NasDem meminta setiap perangkat daerah menghitung kembali kemampuan pelaksanaan program sebelum menetapkan belanja dalam APBD Perubahan 2026.#Adv/m02















