Press "Enter" to skip to content

Refleksi Akhir Tahun, Larasati Moriska Serahkan Bantuan Pangan dan Perkuat Nilai Kebangsaan di Kaltara

SENATOR muda Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sekaligus anggota MPR RI, Larasati Moriska, menyapa langsung masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) di penghujung tahun 2025.

Dari meja senator DPD/MPR RI, Larasati Moriska membawa harapan bagi masyarakat Kalimantan Utara selain menyerahkan bantuan pangan, ia kembali menanamkan nilai nilai empat pilar Kebangsaan di wilayah Perbatasan Kalimantan Utara.

Sebanyak 217 paket Bantuan Pangan diserahkan secara simbolis ke masyarakat penerima manfaat pada, Rabu (17/12/25) di Kelurahan Nunukan Selatan, yakni beras 20 kg dan Minyak Goreng.

“ Kita tidak hanya menyerahkan tetapi memonitoring langsung pendistribusian bantuan pangan ini sesuai data penerima sehingga penyalurannya tepat sasaran,” kata anggota dewan termuda seindonesia yang karib disapa Berby ini.

Dikesempatan itu, Senator Muda DPD/MPR RI ini menjelaskan, Bantuan Pangan 2025 merupakan program kementrian pertanian melalui penugasan Bapanas dan Perum Bulog untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kaltara.

“ Harapan kita kebutuhan dapur masyarakat terpenuhi dan yang paling penting adalah ada bukti bahwa negara hadir untuk warga negaranya,” ungkap Larasati Moriska.

Refleksi Akhir Tahun, Larasati Moriska Serahkan Bantuan Pangan dan Perkuat Nilai Kebangsaan di Kaltara
Refleksi Akhir Tahun, Larasati Moriska Serahkan Bantuan Pangan dan Perkuat Nilai Kebangsaan di Kaltara

Selama kunjungan kerja di Kaltara, Larasati Moriska juga menjadwalkan agenda penjaringan aspirasi dan sosialisasi Empat Pilar MPR RI atau empat pilar nilai nilai Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Sedikitnya tujuh titik sosialisasi yang dinilai strategis telah ditetapkan untuk menerapkan dan menanamkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Nunukan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar dan mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga kalangan ibu rumah tangga (emak-emak).

Pemilihan lokasi dan peserta dilakukan secara cermat agar pesan kebangsaan dapat tersampaikan merata dan tepat sasaran.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.

Usai di Nunukan, Larasati melanjutkan sosialisasi ke beberapa Kecamatan yang merupakan wilayah garis batas yang membelah Indonesia – Malasyia., selanjutnya kegiatan itu dilanjutkan ke Kecamatan Sebatik dengan menggandeng TNI Angkatan Laut Nunukan sebagai narasumber.

Dalam setiap pertemuan, Larasati menyisipkan pesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ia mengajak masyarakat untuk terus memelihara persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah keberagaman.

Menurut Larasati, Kalimantan Utara memiliki peran strategis sebagai daerah perbatasan yang menjadi wajah Indonesia. Penguatan nilai kebangsaan di wilayah ini, kata dia, sama pentingnya dengan pembangunan fisik.

“Kita ingin masyarakat didengar dan diperhatikan, sekaligus tetap memiliki rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Larasati.

Dua agenda DPD/MPR RI ini memberikan ruang komunikasi antara anggota legislative dan masyarakat, masyarakat bisa bertatap langsung dan menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyatnya yang duduk di parlemen DPD/MPR RI, Senayan.

Refleksi Akhir Tahun, Larasati Moriska Serahkan Bantuan Pangan dan Perkuat Nilai Kebangsaan di KaltaraWarga yang hadir mengaku senang dapat bertemu dan berbincang langsung dengan senator muda tersebut, mereka berharap perhatian seperti ini tidak hanya datang saat momentum tertentu, tetapi berkelanjutan.

Bagi masyarakat, dialog tatap muka memberi ruang untuk menyampaikan aspirasi secara apa adanya, mulai dari kebutuhan pangan, akses ekonomi, hingga harapan terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan ini menjadi refleksi akhir tahun bagi masyarakat dan wakil daerah, Larasati menegaskan bahwa membangun bangsa tidak hanya soal kebijakan, tetapi juga tentang kehadiran, empati, dan kebersamaan.

Menutup rangkaian kunjungannya di Kaltara, Larasati berkomitmen  untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat nasional dan berharap sinergi antara masyarakat dan wakil daerah dapat memperkuat persatuan dan kesejahteraan di tahun-tahun mendatang.

Tak Lupa Larasati Moriska juga mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru bagi masyarakat Kalimantan Utara, teruslah maju dalam kebersamaan membangun Kalimantan Utara yang lebih maju dan Sejahtera.#Adv

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi