NUNUKAN, marajanews.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pengawasan keselamatan pelayaran kembali menjadi perhatian di Kabupaten Nunukan, aktivitas penumpang yang diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan membuat jalur transportasi laut dan sungai dipadati masyarakat yang hendak pulang kampung.
Kondisi tersebut mendorong Anggota DPRD Nunukan, Donal S.Pd, mengingatkan para motoris speed boat agar mengutamakan keselamatan penumpang sebelum kapal diberangkatkan dari dermaga.
Seruan itu disampaikan Donal ketika bertemu para motoris speed boat disela monitoring keselamatan pelayaran dan arus mudik di Pelabuhan PLBN Nunukan, Senin (9/3/26), dalam perbincangan tersebut, Donal menilai lonjakan penumpang diprediksi terjadi sejak lima hari menjelang Lebaran.
Situasi itu membuat seluruh pengelola transportasi air dituntut meningkatkan kewaspadaan demi mencegah peristiwa kecelakaan di laut maupun di alur sungai.
“Yang perlu diperhatikan itu kelengkapan life jacket, kondisi mesin, serta kelayakan speed boat sebelum berlayar, kenapa ini penting, karena kita sudah sering mendengar kabar kecelakaan laut di Nunukan. Setiap kali kejadian muncul, persoalan itu berakhir dibahas dalam rapat dengar pendapat di DPRD,” ujar Donal.
Politisi Partai PKB ini mengingatkan, berbagai insiden pelayaran yang pernah terjadi menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam transportasi air.
Menurutnya, disiplin terhadap standar operasional pelayaran wajib dijalankan setiap motoris. Kepatuhan terhadap prosedur tersebut diyakini mampu menekan potensi kecelakaan yang kerap terjadi pada jalur laut dan sungai yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat Nunukan.
Selain kesiapan teknis kapal, Donal juga meminta setiap motoris menyediakan perlengkapan keselamatan dalam jumlah memadai, Life jacket harus tersedia bagi seluruh penumpang sebagai pertolongan pertama ketika terjadi situasi darurat di tengah perjalanan.
Pengawasan terhadap armada penumpang juga diminta melibatkan instansi terkait, Donal menyebut peran Dinas Perhubungan Laut serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan perlu memeriksa kondisi speed boat sebelum kapal mengangkut penumpang.
“ Kapal yang tidak memenuhi syarat kelayakan diminta tidak diberangkatkan hingga seluruh aspek keselamatan terpenuhi.” tegasnya.
Selain pemeriksaan armada, Donal juga mengingatkan perlunya sistem pencatatan penumpang, setiap penumpang sebaiknya memegang tiket resmi dan namanya tercantum dalam manifes keberangkatan.
Data tersebut akan memudahkan proses identifikasi apabila terjadi keadaan darurat di tengah perjalanan, sekaligus memberi perlindungan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut selama arus mudik Lebaran.#m02











