Press "Enter" to skip to content

Masjid dan Jembatan Tanjung Harapan, Rismanto : Rampung Juni 2026

NUNUKAN, marajanews.id – Harapan warga tanjung harapan kecamatan Nunukan Selatan terkait Pembangunan Masjid dan jembatan bakal rampung bulan juli 2026.

Hal ini tersampaikan dalam reses yang digelar anggota DPRD Provinsi Kaltara, Rismanto, Minggu (22/2/26) lalu, di Jalan Yos Sudarso RT 11 dan RT 12 Tanjung Harapan Nunukan Selatan.

Menurut Anggota DPRD Kaltara ini, rumah ibadah merupakan sarana bagi masyarakat selain melaksanakan sholat lima waktu juga menjadi simpul kebersamaan yang meberi manfaat luas bagi masyarakat.

Demikian pula dengan infrastruktur jembatan yang tentunya bisa menghubungkan sejumlah desa sekaligus memperlancar arus barang dan mobilitas warga antar desa, serta membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan bagi masyarakat di Tanjung Harapan.

Politisi Nasdem ini menambahkan, bantuan untuk pembangunan masjid dan perbaikan jembatan di wilayah tersebut telah diupayakan dan direncanakan dapat direalisasikan tahun ini.

“Insyaallah bulan Juni ini bisa direalisasikan,” kata Rismanto saat kegiatan Reses berlangsung.

Beragam aspirasi yang disampaikan masyarakat, bukan hanya Pembangunan masjid dan jembatan, warga setempat juga menyarankan agar di kelurahan tanjung harapan juga membutuhkan fasilitas pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Salah satu Tokoh masyarakat, Habir, mengapresiasi konsistensi Rismanto yang dinilai rutin turun langsung ke lapangan, menurunya, bukan hanya rutinitas Reses, melainkan kedekatan rismanto terhadap warga sudah sejak lama.

“Kami berterima kasih karena Pak Rismanto tidak pernah bosan berkunjung ke wilayah kami dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat di sini,” ujar Habir.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Rismanto menegaskan bahwa reses merupakan sarana penting bagi anggota legislatif untuk mengetahui secara langsung persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

“Tanpa kegiatan reses, kami di DPRD tidak akan mengetahui secara rinci kebutuhan masyarakat. Karena itu saya terus berupaya hadir dan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi warga,” kata Rismanto.

Dalam kesempatan itu, salah satu warga, Evi Haslinda, juga menyampaikan terima kasih atas program Beasiswa Kaltara yang telah diterimanya, program ini diharapkan berlanjut agar semakin banyak pelajar yang terbantu dalam melanjutkan pendidikan.

Selain infrastruktur, warga juga mengusulkan pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Mereka menyebutkan antusiasme anak-anak untuk belajar mengaji cukup tinggi, namun kapasitas tempat yang ada saat ini belum memadai.

Menanggapi usulan tersebut, Rismanto menjelaskan bahwa pembangunan TPA bukan merupakan kewenangan strategis pemerintah provinsi, namun anggota legislative berkomitmen mencarikan solusi.

“Untuk pembangunan TPA memang bukan kewenangan strategis provinsi, tetapi tetap kami inisiasi melalui bantuan dana hibah masjid. Kami juga akan berkoordinasi dengan bagian kesejahteraan rakyat (kesra) untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.#Adv

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi