Press "Enter" to skip to content

ParagonCorp Memberi Arti Bagi Lingkungan.

TANGERANG, marajanews.id- Eksistensi ParagonCorp sebagai Perusahaan Kosmetik terbesar di Indonesia terus melaju memberi arti bagi kehidupan.

Penanaman Mangrove perwakilan Wartawan Alumni FJP GWPP bersama Perwakilan Paragonian.
Penanaman Mangrove perwakilan Wartawan Alumni FJP GWPP bersama Perwakilan Paragonian.

Empat Pilar Gerakan PT. Paragon konsisten mewujudkan manfaat bagi masyarakat, yakni Pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan perempuan.

Pilar gerakan tersebut digelar di desa Marga Mulya Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang dengan Tema ” Edukasi Dan Penanaman 10.000 bibit mangrove”. Minggu (16/9/23).

Salah satunya adalah Pilar Lingkungan yang terus mendorong karyawan untuk terjun langsung menebar manfaat sesuai dengan tujuan besar Paragon.

Edukasi dan Penjelasan Teknis Penanaman Mangrove oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang
Edukasi dan Penjelasan Teknis Penanaman Mangrove oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang

Edukasi dan penanaman 10.000 mangrove ini dilaksanakan, karena Tim Paragonian Factory melihat ada permasalahan abrasi di pesisir wilayah Mauk Tangerang khususnya di Desa Marga Mulya.

Site Director Paragon Corp, Sony Hidayat mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan Paragoniam serta berbagai pihak yang turut serta juga bisa merasakan bahagianya melakukan kegiatan kebermanfaatan sehingga gerakan kebaikan ini dapat terus berlanjut dan meluas.

” Itu harapan kita bersama yang terus memberi arti bagi kehidupan sehingga gerakan kebaikan ini memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya di desa Marga Mulya ini,” kata Sony Hidayat.

Kegiatan ini diawali dengan  sambutan dari Sekda Kabupaten Tangerang dan Site Director Paragon Corp dan dilanjutkan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Hari Mahardika.

Hari menjelaskan, bahwa penanaman mangrove di wilayah Mauk ini sudah dimulai sejak 2015 dan ada 17 jenis mangrove yang ditanam.

Dengan adanya konsistensi penanaman mangrove ini, perubahan baik terhadap lingkungan sudah mulai terasa, antara lain infrastruktur pesisir terjaga dari abrasi, lingkungan menjadi lebih sejuk, dan faktor bioindikator yang membaik.

Bahkan terdekat biota laut langka, bersama Mimi (kepiting tapal kuda/ Tachypleus gigas), yang sudah ada sejak 400an tahun lalu mulai muncul di kawasan pesisir ini sejak 3 tahun terakhir.

120 Paragonian Factory yang Melakukan Penanaman 10.000 Mangrove di Pesisir Mauk Tangerang
120 Paragonian Factory yang Melakukan Penanaman 10.000 Mangrove di Pesisir Mauk Tangerang.

Disampaikannya, Mangrove yang sudah dewasa juga dapat dimanfaatkan sebagai komoditas masyarakat, seperti batang kayu dan buahnya.

Edukasi & Penanaman 10.000 Bibit Mangrove ini diikuti 120 orang Paragonian dari Factory Jatake didampingi Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang.

Selain penanaman bibit, Paeagonian juga melakukan perawatan bibit-bibit yang ditanam untuk setahun kedepan.

” Semoga apa yang dilakukan oleh Paragon ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk peduli terhadap lingkungan dan bergerak bersama.” Kata Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Hari Mahardika, Site Director Paragon Corp, Sony Hidajat, Media-media Alumni FJP GWPP dan Paragonian dari Factory Tangerang.#m01/hmsparagoncorp.

Bagikan :