NUNUKAN, marajanews.id – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyiapkan alat berat di sejumlah kecamatan untuk digunakan secara gratis oleh masyarakat.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE yang tertuang dalam “17 Arah Baru Menuju Perubahan Nunukan”.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE mengatakan, alat berat tersebut akan disiagakan di tiap-tiap kecamatan guna mempercepat penanganan kerusakan jalan maupun tanggap darurat bencana alam.
“Alat berat ini tidak dikomersilkan, Penggunaannya gratis bagi masyarakat dan seluruh biaya operasional, termasuk gaji operator, telah dialokasikan dalam anggaran Dinas PUPR,” kata Irwan Sabri usai memaparkan Program 17 Arah Baru Menuju Perubahan Nunukan dalam Konfreansi Pers, Selasa (10/6/25) di Lt 1 Kantor Bupati Nunukan.
Pemerintah juga memastikan operator alat berat di masing-masing kecamatan berasal dari warga lokal yang telah melalui pelatihan dan bersertifikat, hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian daerah.
“Operator alat berat harus warga yang berdomisili di kecamatan tersebut. Mereka akan dilatih khusus dan mendapatkan sertifikat sebagai operator,” tambah Irwan.
Menurut Bupati, langkah ini diambil agar alat berat dapat segera dioperasikan saat dibutuhkan, tanpa proses birokrasi yang panjang. Hal ini sekaligus menjadi bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Tahun ini, pemerintah daerah menyiapkan lima unit alat berat yang saat ini masih dalam proses lelang, dengan anggaran Rp.sebesar Rp 5.004.345.000. Setelah lelang rampung, alat-alat tersebut langsung dikirim ke kecamatan-kecamatan yang telah ditentukan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nunukan akan bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan, distribusi, dan pemeliharaan alat berat tersebut, sekaligus mengawasi penggunaannya agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu mengurangi beban biaya serta mempercepat pembangunan dan pemulihan infrastruktur di kecamatan.
Kebijakan pengadaan alat berat ini merupakan komitmen Bupati Nunukan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Perbatasan.#m01











