NUNUKAN, marajanews.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan, Samran Nuralim, memastikan Rapat Kerja Tahunan (RKT) 2025 akan berjalan sesuai harapan.
Hal ini ia sampaikan usai rapat persiapan RKT 2025 di sekretariat sementara KONI, Jalan Ujang Dewa, Rabu (3/9/25) malam.
Samran menegaskan RKT merupakan agenda kerja KONI untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun rencana strategis ke depan.
Menurutnya, agenda ini juga menjadi prasyarat utama sebelum pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar bulan ini.
“Rapat ini kami laksanakan untuk memastikan segala sesuatu siap, harapan kami, RKT nanti dapat berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi pembinaan olahraga di Nunukan,” kata Samran.
Ia menjelaskan, agenda utama RKT meliputi laporan realisasi kegiatan, pembahasan program kerja tahun depan, serta pembentukan tim penjaringan calon ketua KONI yang akan bertugas pada Musorkab.
Samran menilai pembentukan tim penjaringan memiliki fungsi strategis bagi kelanjutan organisasi, ia berharap proses pemilihan ketua KONI berikutnya berlangsung demokratis dan menghasilkan pemimpin yang visioner.
“Di RKT nanti selain evaluasi program, kita juga akan memilih tim penjaringan pemilihan ketua KONI berikutnya. Jadi agenda ini memiliki konsep strategis bagi arah organisasi ke depan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia RKT, Muhammad Asril, juga menyampaikan bahwa pihaknya mematangkan seluruh persiapan teknis, dan memastikan agenda tahunan tersebut dapat berjalan efektif dan sesuai jadwal.
“Kami ingin semua persiapan matang, sehingga ketika RKT digelar, tidak ada lagi hal-hal yang menghambat jalannya forum,” ujar Asril.
Terhadap persiapan ini, KONI Nunukan optimistis RKT 2025 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan rekomendasi penting untuk memperkuat pembinaan atlet dan cabang olahraga di daerah.
“ Harapan kami, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi seluruh pengurus KONI Nunukan serta sarana untuk memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam memajukan olahraga di perbatasan.” tutup Asril.3hmskoninnk








