Press "Enter" to skip to content

Awali Tahun 2026, Senator DPD/MPR RI Kembali Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

NUNUKAN, marajanews.id – Mengawali tahun 2026, Senator DPD/MPR RI Larasati Moriska juga kembali menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Utara, pada Minggu (8/2/26) malam di Nunukan Selatan dihadiri majelis taklim Nunukan.

Sebagai anggota DPD/MPR RI termuda se-Indonesia periode 2024–2029, Larasati Moriska menyapa Majelis Taklim Nur Hikmah di Nunukan Selatan dengan suasana hangat dan penuh keakraban.

Hadirnya Senoator muda dapil Kaltara ini, disambut antusias para ibu majelis taklim yang memadati lokasi kegiatan, hal ini mencerminkan kedekatan wakil daerah dengan masyarakat akar rumput di perbatasan Kalimantan Utara.

Dalam kegiatan itu, sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut dirangkaikan dengan pengajian, panitia menyusun acara bernuansa keagamaan sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus menguatkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat perbatasan.

Dalam sesi diskusi, Larasati Moriska menyampaikan bahwa sosialisasi Empat Pilar terus dijalankan sebagai agenda rutin anggota DPD/MPR RI, agar nilai kebangsaan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi hidup dalam praktik keseharian warga, khususnya di wilayah perbatasan.

“Agenda seperti ini terus berjalan agar masyarakat di perbatasan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam kehidupan sosial,” uja Larasati Moriska

Awali Tahun 2026, Senator DPD/MPR RI Kembali Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
Awali Tahun 2026, Senator DPD/MPR RI Kembali Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Empat Pilar MPR RI yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Larasati Moriska, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam merawat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Utara.

“ Wilayah perbatasan menghadapi tantangan yang kompleks, sehingga pemahaman terhadap pilar kebangsaan menjadi pedoman dalam menjaga kehidupan yang rukun dan harmonis,” tutur Larasati Moriska.

Ia mengajak peserta untuk menanamkan nilai kebangsaan di lingkungan keluarga dan sosial, karena peran ibu memiliki pengaruh besar dalam membentuk pola pikir generasi muda di wilayah perbatasan.

Sebelum pengajian dimulai, panitia membagikan buku paket Empat Pilar MPR RI sebagai bahan bacaan sekaligus referensi untuk disampaikan kembali di lingkungan sosial.

Ibu-ibu Majelis Taklim Nur Hikmah menyambut baik kegiatan tersebut, sejumlah peserta mengaku senang karena kegiatan keagamaan dipadukan dengan edukasi kebangsaan yang relevan dengan kondisi masyarakat perbatasan.

Rangkaian acara ditutup dengan pengajian bersama sebagai bentuk rasa syukur memasuki tahun 2026, dan Larasati Moriska bersama peserta mengikuti doa bersama agar kehidupan masyarakat perbatasan terus berjalan damai, sejuk, dan penuh kebersamaan sepanjang tahun 2026. #m02

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi