NUNUKAN, marajanews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara wilayah Nunukan menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMA dan SMK tingkat kabupaten tahun 2026.
Kegiatan pembukaan berlangsung di SMK Negeri 1 Nunukan, Minggu (26/4/2026), dengan diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah yang siap menampilkan karya terbaik.
Perhelatan tahunan tersebut merupakan ruang ekspresi bagi pelajar dalam mengembangkan potensi seni dan sastra, kompetisi terlihat sejak pembukaan dari kesiapan peserta yang antusias pada kegiatan teknikal meeting.

Ketua panitia FLS3N Nunukan, Muchlas, menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih terbuka terhadap berbagai bidang kreativitas siswa.
“Kami menghadirkan lebih banyak cabang lomba agar pelajar bisa menyalurkan minat dan bakatnya secara maksimal,” ujar Muchlas usai pembukaan.
Menurutnya, ajang FLS3N tidak hanya berorientasi pada capaian juara, melainkan juga menjadi media pembelajaran yang memperkuat karakter pelajar.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar disiplin, percaya diri, serta berani menunjukkan identitas kreatifnya di hadapan publik,” katanya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Nunukan, Mahfuz, S.Ag, menuturkan penguatan dibidang seni dan budaya di kalangan pelajar perlu terus digalakkan.
“Festival ini memberi ruang bagi generasi muda agar mampu mengembangkan kepekaan estetika sekaligus menjaga nilai budaya lokal,” ucap Mahfuz.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, karya-karya yang ditampilkan peserta nantinya dinilai mencerminkan perpaduan antara kreativitas modern dan kearifan lokal yang terus tumbuh di lingkungan pendidikan.

Beragam lomba dipertandingkan dalam FLS3N tahun ini, di antaranya komik digital, desain poster, fotografi, cerpen, jurnalistik, kriya, baca puisi, gitar solo, cipta lagu, film pendek, cipta puisi, seni tari, nyanyi solo, hingga karya monolog.
Siswa dari SMA dan SMK di Nunukan memanfaatkan ajang ini sebagai wadah unjuk kemampuan sekaligus pengalaman berharga dalam dunia kompetisi seni.
Semangat mereka mencerminkan geliat kreativitas pelajar daerah perbatasan yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.#m02








