NUNUKAN, marajanews.id – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, personel Polsek Sebuku melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal II di Desa Sanur, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (11/5/26).
Kegiatan penanaman dimulai sekitar pukul 09.00 Wita dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sebuku IPTU Riyanto, S.H bersama personel Polsek Sebuku serta melibatkan unsur penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Tulin Onsoi dan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Ps. Kanit Binmas Polsek Sebuku AIPTU Abd. Rahman, KSPK AIPTU Baidin, Bhabinkamtibmas Desa Sanur BRIGPOL Kurnia Ilahi, Bhabinkamtibmas Desa Makmur BRIPTU Sulaiman, BRIPDA Akmal, Koordinator PPL Kecamatan Tulin Onsoi Inamah beserta staf PPL, serta Syamsuddin selaku pemilik lahan dan anggota Kelompok Tani Harum Manis.
Penanaman jagung dilaksanakan di lahan pertanian milik Syamsuddin dengan luas sekitar 0,5 hektar yang berlokasi di Desa Sanur, Kecamatan Tulin Onsoi. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan tersebut yakni metode tanam tunggal guna mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal dan mempermudah proses perawatan tanaman ke depannya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel bersama para petani dan penyuluh pertanian melakukan sejumlah tahapan mulai dari persiapan lahan, pembuatan jalur tanam, penanaman benih hingga pemberian pupuk organik. Benih jagung yang digunakan merupakan benih varietas R212 bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan.
Selain penanaman, juga dilakukan pemberian pupuk organik (kompos) pada lubang tanam sebagai upaya meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan bibit jagung agar lebih maksimal. Sarana yang digunakan dalam kegiatan tersebut di antaranya parang, cangkul, alat tugal tradisional, pupuk organik serta tali bedeng.
Kapolsek Sebuku IPTU Riyanto, S.H mengatakan bahwa kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.
Menurutnya, keterlibatan personel di lapangan tidak hanya sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat, namun juga memperkuat sinergi bersama kelompok tani dan instansi terkait guna mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk sektor pertanian.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2026. Kami berharap penanaman jagung ini dapat memberikan hasil yang baik serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nunukan.#hmsplrsnnk











