Press "Enter" to skip to content

Kemenhub RI Beri Penghargaan Aktifitas Tol Laut di Nunukan

NUNUKAN – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memberikan penghargaan terhadap aktifitas tol laut di Kabupaten Nunukan. Pengahrgaan ini berdasarkan penilaian atas peningkatan efektifitas kegiatan ekonomi meskipun Indonesia dalam situasi pandemik covid 19.

Penghargaan tersebut diberikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Hotel Mercure, Jakarta, Kamis (16/7) melalui, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Nunukan di Jakarta.

Piagam Penghargaan Pemerintah Kabupaten Nunukan Pemenang III Sebagai Pemerintah Daerah Penerima Muatan Berangkat terbanyak Semester I Kegiatan Tol Laut.

Bupati Kabupaten Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyambut baik penghargaan tersebut sebagai bukti bahwa kegiatan ekonomi transportasi laut di Kabupaten Nunukan masih mengalami peningkatan meskipun daerah ini masih dalam situasi penyebaran wabah covid – 19.

“Penghargaan ini harus membuat kita semua (pemerintah dan masyarakat) semakin bersemangat, mari kita terus bergandengan tangan mewujudkan Kabupaten Nunukan yang lebih baik lagi,” kata Laura.

Baca Juga : Endemik Nol Persen, Nunukan Terima Penghargaan Eliminasi Malaria 2020

Meskipun perekonomian nasional secara umum terdampak pandemic covid – 19, namun distribusi kebutuhan pokok dan yang lainnya, dari dan menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan selama kegiatan Tol Laut itu berlangsung, ternyata memberikan prestasi menggembirakan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan mendapatkan penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Pemenang ke – III Dengan Capaian Muatan Terbanyak Semester I Kegiatan Tol Laut.

Penghargaan Pemerintah Daerah Pemenang III Dengan Capaikan Muatan Terbanyak Semester I Kegiatan Tol Laut, Pelayaran, Angkutan Barang, Angkutan Kapal Ternak dan Perawatan Kapal Perintis.

Kegiatan Tol Laut ini merupakan konsep memperbaiki proses pengangukutan logistic di Indonesia yang gencar diterpakan pemerintahan Joko Widodo. Hal ini di harapkan menjadi proses distribusi barang pangan semakin mudah dan tentunya berdampak pada harga bahan pokok bisa merata di seluruh Indonesia.

Tol laut bukan suatu jalan tol seperti di kota-kota besar, melainkan konsep jalur bebas hambatan yang menghubungkan hampir seluruh pelabuhan di Indonesia dan Kabupaten Nunukan mendapatkan program ini untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di wilayah perbatasan ini dan selama ini fasilitas tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan  prekonomian di wilayah yang berbatasan dengan Negara Malaysia timur itu.

Selain Kabupaten nunukan sejumlah Kabupaten/Kota juga masuk dalam program tersebut terutama Kabupaten yang berbentuk kepulauan dan  pesisir. Adapun jalur tol laut yang terhubung dengan Kabupaten Nunukan, meliputi, Tanjung Perak, Belang Belang, Sangatta, Kabupaten Nununkan, Pulau Sebatik, Tanjung Perak. #Fik/Humas

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes