Press "Enter" to skip to content

Bupati Nunukan Tak Rasakan Efek Samping Setelah Di Vaksin Covid 19.

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, SE.,MM adalah orang pertama yang menerima suntikan vaksin sinovac covid-19 yang digelar pagi tadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jl. Sei. Fatimah Nunukan, Rabu (3/2).

Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid
Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid usai melakukan vaksin covid 19 di RSUD Nunukan.

“Saat disuntik sama sekali tidak sakit. Saya tunggu selama 30 menit, Alhamdulillah tidak ada efek samping yang saya rasakan”, kata Hj Asmin Laura Hafid usai divaksin.

Setelah pemberian vaksin, Bupati Nunukan menunggu hasil bersama unsur Forkompinda di ruang observasi RSUD Nunukan.

Menurut Laura, vaksin sinovac yang disediakan Pemerintah bergaransi halal dan aman, karena sudah melalui penelitian dan uji coba dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga, kata Laura, masyarakat tidak perlu ragu dan kuatir dengan vaksinasi ini.

Vaksinasi Covid-19, lanjutnya, akan efektif jika sudah diikuti setidaknya 70 persen dari populasi yang ada. Maka dari itu, kesadaran dan partisipasi dari masyarakat akan menjadi kunci sukses dari program vaksinasi ini.

” Vaksin sinovac merupakan ikhtiar lanjutan yang ditempuh oleh pemerintah untuk menangani pandemik Covid 19,” ujarnya.

Andi Muhammad Akbar
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muhammad Akbar setelah melakukan Vaksin Covid 19, menunjukkan kartu penerima Vaksin Tahap I.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Andi Muhammad Akbar, suami Bupati Nunukan, juga hadir dalam kegiatan pencanangan perdana Vaksin Sinovac di Nunukan.

Bersama direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman, Anggota Fraksi Partai Hanura itu ikut menggunakan Vaksin, ia juga ingin merasakan efek sampingnya, namun pengakuannya sama dengan yang disampaikan Bupati Nunukan.

Demikian pula Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman saat menerima vaksin sinovac covid-19 juga mengaku tidak merasa ada efek samping.

Direktur RSUD Nunukan
Direktur RSUD Nunukan, dr.Dulman menyampaikan sambutan dalam pencanangan perdana vaksin sinovac covid 19 di RSUD Nunukan.

” Tahap pertama telah selesai, selanjutnya dosis vaksin sinovac covid-19 akan diberikan kepada 815 orang tenaga kesehatan di lingkungan RSUD”, pungkasnya saat ditemui awak media.

Vaksin sinovac covid-19 akan menyasar kepada 14 orang yang merupakan perwakilan dari berbagai unsur. Sebelum vaksinasi dilakukan, direktur RSUD nunukan menyampaikan terkait alur pemberian vaksin.

Alur pemberian vaksin sinovac covid-19 melalui empat tahap. Meja pertama pendaftaran dan verifiaksi, meja dua skrining atau pemeriksaan tekanan darah terlebih dahulu, meja tiga pemberian vaksin, meja terakhir pencatatan petugas kemudian mempersilahkan sasaran untuk menunggu 30 menit di ruang observasi dan memberikan kartu vaksinasi penanda edukasi pencegahan covid-19.#HBM/Mal

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes