Press "Enter" to skip to content

ASN Lapas Nunukan Raih Medali Emas Di PON XX Papua.

NUNUKAN, marajanews.id – Atlet Handball (Bola Tangan) Kalimantan Utara, Rumondor Damitha Sherly raih medali emas di Pekan Olahraga Nasional XX Papua.

Atlet yang akrab disapa mitha ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lapas kelas IIB Nunukan, ia mengharumkan nama provinsi Kalimantan utara khususnya Kabupaten Nunukan.

Rumondor Damitha Sherly
ASN Lapas Nunukan Rumondor Damitha Sherly. Raih Medali Emas di PON XX Papua.

Atas prestasi tersebut, Kepala lapas kelas IIB Nunukan mengapresiasi perjuangan mitha pada PON XX yang berlangsung di Papua.

Kalapas Nunukan, Taufiq Hidayat mengatakan, staff berprestasi tersebut dapat memberikan motivasi kepada ASN lainnya dan tentunya akan semakin tumbuh ASN yang berprestasi selain di cabang olah raga tetapi juga dibidang lainnya.

“ Tentu ini menjadi motivasi bagi pegawai lapas lainnya untuk lebih mengembangkan diri dan berprestasi, karena dengan prestasi tersebut mengharumkan nama daerah di Kalimantan Utara,” kata Kalapas Nunukan.

Cabang olahraga Handball mungkin kerap tak menjadi perhatian. Namun, ketekunan dan konsisten Mita dalam berlatih dan selalu semangat dan memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan tersebut yang akhirnya mendapatkan hasil yanag terbaik pula.

Rumondor Damitha Sherly
Rumondor Damitha Sherly , bersama atlet dari Kalimantan Utara. di PON XX Papua.

Mitha mempunyai kepribadian yang ceria dan sangat tangguh dalam segala hal, ia mengatakan bahwa apa yang diraihnya adalah sebuah motivasi diri untuk meraih prestasi berikutnya, staf lapas kelas IIB Nununkan ini juga meyakini bahwa sebuah proses yang baik pasti akan menghasilkan yang baik pula.

Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan kepada Mita yang berhasil memperoleh Medali Emas pada PON XX di Papua serta menjadi kebanggaan bagi Lapas Kelas IIB Nunukan bahwa salah satu ASN nya berhasil membawa Emas dari Papua.***

Sumber : Humas Lapas Kelas IIB Nunukan – Rudi Rusdianto.

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes