Press "Enter" to skip to content

Wakil Ketua II DPRD dan Bupati Nunukan Kawal Penyelesaian Lahan Embung Lapri Sebatik

NUNUKAN, marajanews.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Andi Mariyati, bersama Bupati Nunukan H. Irwan Sabri turun langsung ke Desa Lapri, Kecamatan Sebatik, Minggu (17/5/26),

Legislatif dan Eksekutif Pemerintahan Daerah ini, mengawal penyelesaian persoalan lahan yang menjadi lokasi pembangunan Embung Lapri.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah percepatan penyelesaian administrasi dan ganti rugi lahan agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.

Kehadiran kedua pimpinan daerah itu disambut masyarakat setempat yang selama ini menaruh harapan besar terhadap pembangunan embung sebagai solusi penyediaan air baku dan penunjang sektor pertanian di wilayah perbatasan.

Dalam pertemuan bersama warga dan pihak terkait, berbagai persoalan yang menghambat proses penyelesaian lahan dibahas secara terbuka.

Pemerintah daerah bersama DPRD berupaya mencari solusi yang adil dan mengedepankan musyawarah agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hj. Andi Mariyati menegaskan bahwa DPRD Nunukan akan terus mengawal proses penyelesaian lahan hingga tuntas.

Menurutnya, kepastian status lahan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelancaran pembangunan Embung Lapri sebagai infrastruktur vital bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, pembangunan embung tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga menjadi sarana pendukung bagi pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan kebutuhan air masyarakat.

Karena itu, penyelesaian persoalan lahan harus menjadi prioritas bersama agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan warga.

Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat seluruh proses yang masih menjadi kendala.

Pemerintah, kata dia, akan memastikan setiap tahapan berjalan transparan, mengedepankan hak-hak masyarakat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pembangunan Embung Lapri sendiri telah lama menjadi perhatian pemerintah daerah karena keberadaannya sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan kawasan perbatasan.

Selain meningkatkan ketersediaan air, proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat lokal.

Melalui sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat, penyelesaian lahan Embung Lapri diharapkan dapat segera mencapai titik terang.#Adv

Bagikan :