NUNUKAN, marajanews.id – Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., menyampaikan klarifikasi terkait penangkapan empat oknum polisi oleh tim gabungan dari Mabes Polri.
Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di Mapolres Nunukan pada Sabtu sore (12/7/25).
AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. mengatakan, penangkapan tersebut terjadi pada 9 Juli 2025 di Kecamatan Sebatik Nunukan.
Operasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Direktorat Narkoba Bareskrim dan Paminal Divpropam Polri, serta didukung oleh Polda Kalimantan Utara.
“Tim dari Paminal hadir untuk memastikan bahwa jika ada anggota Polri yang terlibat aktif, maka akan dikenakan sanksi tegas, baik pidana, disiplin, maupun kode etik profesi,” tegas AKBP Bonifasius.
Keempat personel yang diamankan saat ini telah dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, masing-masing berinisial SDH (Iptu), S (Brigpol), MA (Bripda), dan JB (Bripda), satu berasal dari Polsek Sebatik Timur, Satpolair, dan dua lainnya dari Satresnarkoba Polres Nunukan.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memerangi penyalahgunaan narkoba secara profesional dan tanpa pandang bulu, sesuai arahan dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dalam press release tersebut, Kapolres juga membantah isu yang beredar mengenai adanya tujuh personil Polres yang diamankan.
“Kami klarifikasi bahwa informasi itu tidak benar, hingga saat ini hanya empat personel yang diamankan,”tambahnya dalam Konfrensi Pers tersebut.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan, kewenangan penuh dalam penyelidikan dan penyidikan berada di tangan Mabes Polri, Polda Kaltara dan Polres Nunukan tetap siap memberikan dukungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan rekan media untuk bersama-sama mengawal proses ini secara objektif, kami berkomitmen untuk tidak mentoleransi siapa pun yang terlibat narkoba,” ungkapnya.
Terkait kekosongan jabatan di Satresnarkoba, Polres Nunukan menyiapkan pejabat pengganti agar pelayanan tidak terganggu dan memastikan aktivitas pemberantasan narkoba di wilayah Nunukan tetap berjalan.#m01














