Press "Enter" to skip to content

Seleksi Anggota KPID Kaltara, Ini Tahapannya

NUNUKAN, marajanews.id – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Utara mulai mensosialisasikan tahapan seleksi.

Ketua Pansel, Jufri S.Hut, menegaskan proses rekrutmen dilaksanakan secara terbuka dan profesional.

Jufri menyebut tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman pendaftaran calon anggota KPID Kaltara, pada 22 agustus hingga 22 September 2025.

Pendaftaran terbuka bagi seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan sesuai regulasi.

Halaman 4“Kami ingin memastikan semua warga Kaltara yang memenuhi kriteria bisa ikut serta,” ujar Jufri.

Setelah tahap pendaftaran, Pansel akan melakukan verifikasi berkas administrasi, Verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan hanya peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahap berikutnya.

Jufri menjelaskan, tahap berikutnya adalah uji kompetensi CAT, Tes ini dirancang untuk mengukur pengetahuan calon anggota terkait penyiaran, regulasi, serta wawasan kebangsaan.

Halaman 3“Kami menilai pentingnya calon anggota KPID memiliki pemahaman kuat mengenai tugas dan fungsi kelembagaan,” jelasnya.

Usai ujian tertulis, peserta yang lolos akan mengikuti tes psikologi dan kesehatan, tahap ini penting untuk mengukur aspek kepribadian, integritas, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Halaman 2Tahap selanjutnya adalah uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Pansel akan menggali lebih dalam visi, misi, dan komitmen peserta di bidang penyiaran, Proses ini juga melibatkan sesi wawancara mendalam dengan para calon.

Menurut Jufri, hasil dari seluruh tahapan akan menjadi dasar rekomendasi Pansel kepada DPRD Kaltara. Nantinya, DPRD akan menetapkan tujuh anggota KPID terpilih untuk periode mendatang.

“Kami hanya merekomendasikan, penetapan ada di tangan DPRD, dan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mengutamakan prinsip keadilan.” tegasnya.

Halaman 1Jufri menambahkan, KPID memiliki peran strategis dalam mengawasi penyiaran agar tetap sehat, berimbang, dan mendidi, karena itu, proses seleksi harus menghasilkan figur yang berintegritas tinggi.

“Kami ingin memastikan anggota KPID benar-benar representatif,” tambahnya.

Pansel juga mengajak masyarakat, akademisi, dan media untuk ikut mengawasi jalannya seleksi. Keterlibatan publik dianggap penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan terhadap hasil akhir.#m01

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi