BULUNGAN, marajanews.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-21 tingkat Kecamatan Tanjung Selor Tahun 2026 resmi dibuka di halaman Masjid Al Barokah, kawasan Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Bulungan akhir pekan lalu.
Kegiatan yang diikuti 172 peserta kafilah dari tiga kelurahan dan enam desa itu menjadi wadah pembinaan generasi Qurani sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Camat Tanjung Selor, H. Eros Sunarmin, S.E., M.A.P., mewakili Bupati Bulungan membuka perhelatan tersebut yang turut dihadiri Ketua DPRD Bulungan, H. Riyanto, S.Sos., beserta tokoh agama, unsur Forkopimcam, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Eros Sunarmin menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, para donatur, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
Menurutnya, kerja sama seluruh pihak menjadi kekuatan utama sehingga kegiatan keagamaan yang sarat nilai pendidikan tersebut dapat berlangsung dengan baik. Ia berharap setiap tenaga, pikiran, dan kontribusi yang diberikan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT.
Eros menjelaskan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi media dakwah, pendidikan, sekaligus pembinaan umat agar semakin mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Melalui tema “Melalui MTQ Tingkat Kecamatan Tanjung Selor, Kita Teguhkan Nilai-Nilai Al-Qur’an sebagai Landasan Mewujudkan Generasi Emas Indonesia”, seluruh peserta didorong untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bekal membangun karakter yang kuat, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Ia berharap MTQ mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan benar, tetapi juga memahami makna setiap ayat serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, kerja keras, toleransi, kasih sayang, hingga kepedulian sosial dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan maju. Karena itu, pembinaan melalui MTQ diharapkan terus berlanjut hingga melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama daerah pada jenjang yang lebih tinggi.
Sebanyak sepuluh cabang lomba dipertandingkan dalam MTQ ke-21 ini. Cabang tersebut meliputi golongan tartil, tilawah anak, tilawah remaja, hafalan 1 juz dan tilawah, hafalan 5 juz dan tilawah, hafalan 10 juz, hafalan 100 hadis, hafalan 500 hadis, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta karya tulis ilmiah hadis.
Ragam cabang perlombaan tersebut menjadi sarana untuk menggali potensi peserta sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan hadis dari berbagai aspek.
Pelaksanaan MTQ berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2026. Arena utama dipusatkan di Masjid Al Barokah, sedangkan perlombaan lainnya digelar di Masjid Sirajul Huda dan Masjid Babussalam Sabana Baru.
Selain memperebutkan gelar juara pada setiap cabang, para peserta juga bersaing meraih predikat juara umum yang akan mendapatkan piala bergilir. Pemerintah Kecamatan Tanjung Selor berharap MTQ menjadi agenda pembinaan berkelanjutan yang mampu memperkuat kehidupan religius sekaligus mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berkarakter, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia.#dkipbulungan










