NUNUKAN, marajanews.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Nunukan dengan direksi Perumda Tirta Taka terpaksa bergeser jadwal ke pekan depan setelah Direktur Perumda Tirta Taka Nunukan, Arpiansyah SE MM, tidak memenuhi undangan rapat yang telah diagendakan.
Ketidakhadiran pimpinan perusahaan daerah tersebut membuat forum yang sedianya membahas arah kebijakan perusahaan air minum daerah menjadi tidak maksimal.
Komisi II DPRD Nunukan sebelumnya telah menyusun sejumlah materi pembahasan penting terkait kinerja dan rencana kerja PDAM pada tahun 2026.
Agenda yang disiapkan mencakup pembahasan rencana kerja Perumda Tirta Taka tahun 2026, realisasi pendapatan dan belanja, persoalan pembayaran pelanggan, hingga peningkatan pelayanan publik serta berbagai persoalan teknis lain yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH menegaskan bahwa kehadiran direktur menjadi kunci dalam pengambilan keputusan strategis dalam forum tersebut.
“Kita ingin sharing informasi, apa yang kurang kita carikan solusi, karena kami juga banyak menerima keluhan masyarakat, terutama ketidaktersediaan air bersih dan distribusi bergilir. Kalau direktur tidak hadir, siapa yang nantinya akan mengambil keputusan,” kata Andi Fajrul, Senin (13/4/26) diruang rapat paripurna kantor DPRD Nunukan.
RDP tersebut dihadiri bagian operasional dan teknisi Perumda Tirta Taka, bagian administrasi, perwakilan Bagian Ekonomi Pemkab Nunukan, serta anggota Komisi II DPRD Nunukan, absennya direktur PDAM dinilai membuat RDP kehilangan arah dalam pembahasan kebijakan.
Andi Fajrul Syam menyampaikan kekecewaan atas sikap direktur yang tidak menghadiri rapat tersebut, menurutnya, agenda RDP memiliki urgensi tinggi karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat terhadap layanan air bersih.
“Komisi II DPRD Nunukan sangat kecewa karena direktur PDAM tidak hadir hari ini dan lebih mengutamakan agenda penghargaan. Padahal saya sudah telepon, ini penting. Masyarakat Sebatik sudah teriak, apakah penghargaan itu bisa mengalirkan air bersih ke rumah warga,” tegasnya.#03








