Press "Enter" to skip to content

Sinergitas Lapas Dan Pemkab Nunukan Dalam Penanganan Covid 19.

NUNUKAN – Sinergitas Lapas Nunukan dengan Pemkab Kabupaten Nunukan dalam Penanganan Pandemik Covid 19 di Kabupaten Nunukan semakin erat, hal ini terlihat ketika Kalapas Nunukan menyampaikan Laporan sekaligus mengkoordinasikan penanganan corona di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan.

Lapas Nunukan
Koordinasi Kalapas dengan Wakil Bupati Nunukan.

Dalam pertemuan itu, Kalapas, Taufiq Hidayat didampingi Kasubdi Perawatan Lapas Nunukan, Edi Purwanto menyampaikan, bahwa penanganan Pandemik Covid 19 di rumah tahanan itu intens dilakukan, selain meningkatkan imun WBP dengan asupan makanan bergizi, Lapas Nunukan juga senantiasa menjaga kebugaran tubub dengan cara rutin berolahraga setiap harinya.

” Ini kami lakukan untuk deteksi dini terkait pencegahan dan penularan covid-19 dilingkungan Lapas Kelas IIB Nunukan agar imun dan kesehatan warga binaan tetap terjaga,” kata Taufiq, Selaaa (27/7) usai menggelar rapat Koordinasi dengan pemkab Nunukan di Lt. IV Kantor Bupati Nunukan.
Pemberian vaksin Covid-19 terhadap warga binaan, kata Taufiq, sangat diperlukan karna hal tersebut bertujuan mencegah dan memutus mata rantai penularan virus corona dilingkungan Lapas Nunukan.

Vaksinasi tersebut, lanjutnya, juga merupakan arahan langsung dari Menteri Hukum dan HAM, dimana ditingkat wilayah serta unit pelaksana teknis diminta berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar para warga binaanya dapat menerima vaksin.

” Pegawai Lapas keseluruhan sudah menerima Vaksin, yang menjadi prioritas kami saat ini adalah kepada warga binaan, ini sangat diperlukan agar seluruh WBP aman dari Pandemik,” kata Kalapas kepada Wakil Bupati Nunukan dalam rapat koordinasi tersebut.

Taufiq menambahkan, saat ini berbagai jenis penyakit umum yang terkadang diderita warga binaan, mamun hal itu dapat diantisipasi, namun ia menghkwatirkan jika terjadi komorbid maka sangat beresiko bila terpapar covid, seperti Tekanan dan juga TBC.

Karena itu, Kalapas Nunukan berharap, agar Pemda Nunukan menyediakan Vaksin kepada WBP untuk menangkal dan meminimalisir warga binaan terhadap penyakit berbahaya itu.

” Kami yakin dan percaya bahwa setiap orang yang mendapatkan vaksin tentu memperoleh banyak manfaat, selain memperkuat daya tahan tubuh (herd immunity) juga dapat menurunkan resiko gejala Covid 19,” tambahnya.

Menanggapi hal ini Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, M.Si mengatakan, terhadap penyampaian Kalapas Nunukan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti hal tersebut, agar warga binaan di Lapas Nunukan juga bisa divaksinasi.
Selama ini penerapan protokol kesehatan tetap dianjurkan kepada warga binaan terutama menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lapas.

Namun diakui bahwa penambahan ruang sel tahanan tidak dapat dipungkiri yang hingga kini belum terwujud sehingga kondisi ruangan terlihat padat dan menimbulkan kerumunan.

Meski demikian upaya meningkatkan kesehatan dan kebersihan ruangan adalah hal utama bagi petugas Lapas melalui pembinaan warga binaan.

” Kita doakan, Semoga Tuhan yang maha kuasa melindungi kita semua dimana pun berada dan kiranya pandemi segera berlalu dan tetap semangat dalam memerangi covid-19 sekarang ini, tetap PASTI dalam mejalankan tugas dan tetaplah menjadi pelayan Masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas dalam keadaan apapun kepada bangsa dan negara,” tutup Taufiq.

Sumber : Humas Lapas Nunukan – Rudi Rusdianto.

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes