Press "Enter" to skip to content

Bupati Nunukan Buka Musda II HKTI.

NUNUKAN,marajanews.id – Bupati Kabupaten Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, SE, MM, Ph.D membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan mengatakan, eksistensi HKTI di Kabupaten Nunukan khususnya di masyarakat tani tumbuh sebagai penopang dan penyangga Indonesia.HKTI hadir dan terus bertumbuh sebagai organisasi yang memiliki komitmen dalam garis perjuangan bagi para petani di Indonesia.

” HKTI bagi saya adalah organisasi yang tak asing lagi di Nunukan dan sudah menyatu menjadi bagian hidup saya,” kata Laura. Jumat (3/12) menyampaikan sambutan sekaligus membuka Musda II HKTI Nunukan di Lt. V kantor Bupati Nunukan.

Lebih lanjut disampaikan Laura bahwa, Ketua Umum DPP HKTI, Jendral TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko Ginting, S.I.P, pada HUT HKTI  ke 48 di Jakarta mengatakan, HKTI berkomitemen terdepan memperjuangkan nasib petani melalui kebijakan.

Selaras dengan itu, HKTI Kabupaten Nunukan beberapa tahun terakhir ini juga terus menyatukan gerak bersama OPD di Kabupaten Nunukan dan seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan sektor pertanian yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan para petani.

” Banyak hal yang sudah kita lakukan bersama sejak tahun 2017 hingga saat ini, pertama rekor muri untuk olahan buah semangka dan melon juga pernah kita raih, teebenrltuknya pengurus HKTI di 10 kecamatan, pembemtukan kelompencapir di kecamatan Nunukan Selatan, kemudian lahirnya pasar tani di alun alun kota Nunukan, bahkan dimasa pandemi covid 19 HKTI masih bisa hadir dengan berbagi sembako,” ungkapnya.Kegiatan ini merupakan sebagian dari wujud nyata yang dilakukan HKTI Nunukan, melalui Musda ke II ini, kata Laura, tentu banyak hal yang perlu di komunikasikan dan program 1 periode terakhir menjadi modal untuk memacu semangat dan konsistensi HKTI untuk tetap maju bersama demi terwujudnya kesejahteraan petani di Kabupaten Nunukan.

” Kedepan saya berharap kita dapat mewujudkan HKTI Nunukan semakin membumi, berbaur dengan masyarakat tani, mendorong pemanfaatan teknologi pertanian, dan menjadi mitra pemerintah untuk membangun sebuah peradaban pertanian yang semakin memberikan harapan bagi para petani,” kata Laura.

Diakhir sambutan Ketua HKTI Nunukan ini berpesan kepada PAC HKTI 10 kecamatan tetap semangat, bahwa saat ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya, banyak hal yang dapat dilakukan dalam wadah HKTI namun masih ada beberapa tantangan terutama pandemik covid 19.

” Kita tidak punya pilihan lain untuk tetap survive apapun yang terjadi, kehidupan ini harus berjalan dan yang paling penting adalah komitmen kita HKTI harus menjadi bagian terdepan dalam rangka merumuskan pemecahan masalah, mari kita mengedukasi dan memberikan solusi agar para petani kita lebih mandiri,” tambahnya.

Terhadap Petani di Indonesia Pemerintah pusat akan memprogramkan bantuan usaha tani agar lebih produktif dalam meningkatkan sektor pertanian setiap tahunnya.

” Maksudnya adalah dengan adanya bantuan tahun pertama dapat digunakan para petani dan menghasilkan modal usaha tani yang digunakan pada tahun berikutnya, arahnya lebih kesana, misalnya subsidi pupuk, bagaimana subsidi ini bisa menghasilkan dan menjadi modal usaha mandiri bagi petani.” Lanjutnya.

Laura juga berharap kepada HKTI Nunukan untuk berupaya mendampingi petani agar dapat memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini tersedia di sektor Perbankan.

” Jadi Fasilitas Kredit itu sudah tersedia di sektor perbankan, HKTI kita harapkan membantu petani kita yang mungkin hanya berpengalaman dibidang pertanian sehingga berhasil namun Kadang kadang mereka tidak terkoneksi dengan perbankan, ya kita fasilitasi di bantu, itulah gunanya kita di HKTI sebagai jembatan para petani,”

Kedepan setelah Musda II ini, HKTI Nunukan memiliki program yang bersentuhan langsung dengan para petani di Kabupaten Nunukan.#Am.

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes