Lolo… lolo anakku sayang Pejamkan mata, bulan pun datang
Iyabe lale… iyabe lale Atinrono ana'
Lelo… lelo… ledhung Anakku sing ayu
Lala… lala anak ulun Pejamakan mata pian
Samar terdengar Kidung itu dibawa angin laut Terbang bersama mimpi
Liriknya mantra tidur Diucapkan lirih bersama rasa dan harapan
Tidung malulo di Mentikas Bugis mappadendeng di Aji Kuning Wiwitan Jawa di Pancang
Perempuan penembang kidung mantra Bersatu hormat pada bendera merah putih Meski berbeda mereka tetap penghuni di ujung peta Raga pejuang menaklukkan dunia dengan hidup sederhana Patriot berjiwa ksatria menatap langit Indonesia di pantai Kayu angin bersahaja dan bangga
Lalu berpindah ke Pantai Indah menikmati aroma laut dan rumput laut Perempuan-perempuan setelah meninabobokan anak sibuk mabbettang demi biaya hidup
Terkadang mereka membawa keluarga ke Marina beach sekadar melepas penat raga dan batin
Lihatlah di ujung negeri merah putih terus berkibar meski perempuan tangguh perbatasan silih berganti lahir hidup lalu mati
Enawati, Aji Kuning, 14 Desember 25






