NUNUKAN, marajanews.id — Kunjungan Menteri Pertahanan RI Syafri Syamsuddin ke Kabupaten Nunukan menjadi kesempatan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur pertahanan di kawasan perbatasan Indonesia.Pertemuan itu berlangsung Jumat (2/10/26) saat rombongan Menhan mengunjungi satuan militer di Kecamatan Sebuku.
Irwan Sabri menyampaikan sejumlah usulan kepada Menhan terkait penguatan infrastruktur pertahanan. Pemerintah Kabupaten Nunukan memandang pembangunan sarana pertahanan perlu berjalan seiring dengan pengembangan kawasan perbatasan.
Rombongan Syafri Syamsuddin kemudian bergerak menuju Satuan Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 881/Baratama Dharma di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Menhan di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Pemkab Nunukan menyambut kunjungan tersebut, Irwan Sabri menyampaikan kondisi geografis Nunukan membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam pembangunan sarana yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan di kawasan perbatasan.
“Nunukan merupakan daerah perbatasan yang memiliki posisi penting dalam menjaga kedaulatan negara. Karena itu, kami mengusulkan dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur pertahanan, termasuk sarana pendukung bagi personel TNI. Pembangunan tersebut perlu berjalan seiring dengan peningkatan akses dan fasilitas masyarakat di kawasan perbatasan,” kata H. Irwan Sabri.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap pembahasan bersama Kementerian Pertahanan dapat memperkuat pembangunan kawasan perbatasan.
Selain menunjang kebutuhan pertahanan negara, pembangunan infrastruktur juga berkaitan dengan akses masyarakat dan perkembangan kawasan perbatasan yang berada di bagian utara Kalimantan Utara.#m02/prokopim/Adv







